Showing posts with label Tata Cara Sholat (The procedure Of Muslim Prayer). Show all posts
Showing posts with label Tata Cara Sholat (The procedure Of Muslim Prayer). Show all posts

Sunday, 18 November 2012

The procedure of Syukrul Wudhu Prayer

Ablution or prayer circumcision also called prayer is prayer ablution syukrul done after ablution. The procedure for its implementation are:

1. After reading the prayer ablutions we disunahkan:
After prayer ablution
اشهد ان لا اله إلا الله وحده لا شريك له, واشهد ان محمدا عبده ورسوله. اللهم اجعلني من التوابين واجعلني من المتطهرين واجعلني من عبادك الصالحين
Asyhadu an laa laa ilaaha illallaahu wahdauu syarika lahu wa anna Muhammadan asyhadu 'abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj'alnii interest-tawwaabiina waj'alnii minal mutathahiriina waj'alnii min 'ibaadikash-shaalihiin.

Tata cara Shalat Awwabin (the procedure of Awwabin Prayer)

SHALAT SUNNAH AWWABIN


Shalat sunat awwabin adalah shalat sunat yang dikejakan selesai mengerjakan shalat sunat ba’da magrib, dilakukan sebanayak 2 sampai dengan 6 rakaat.
a.             Adapun tata cara pelaksanaannya adalah sebagai berikut
Shalat 2 rakaat dengan niat:
Ushallii ral’ataini shalaatal-awwaabiina sunnatal lillaahi ta’aallaa.

Artinya:
“Aku niat shalat dua rakaat sunat awwabin, karena Allah.

Thursday, 15 November 2012

Sholat Khauf (definiton anf procedure Khauf Prayer)

Solat Khauf
SOLAT KHAUF : Yaitu Solat dalam keadaan ketakutan disebabkan peperangan dan sebagainya. Solat khauf itu disyari’atkan bagi umat Muhammad hingga hari Qiamat. Setelah ditinggalkan Rasulullah (S.A.W.) para sahabat juga menjalankan solat khauf, kerana adanya sebab yang tetap, maka dapat dilaksanakan sebagaimana solat Qasar. Solat ini boleh berlaku dalam tiga keadaan dengan cara yang berbeza-beza.
Imam Ahmad mengatakan terdapat 6 atau 7 hadis yang memuatkan kaedah ‎melakukan solat khauf ini. Ibnu Qayyim pula mengatakan pada dasarnya ‎terdapat 6 cara, tapi oleh sebhgn ulama’ dibuat lebih banyak lagi.‎
1. MUSUH BERADA BUKAN DI ARAH KIBLAT

Sunday, 11 November 2012

sholat Qadha' (Qadha' Prayer)


Hukum dan Cara Qodho SholatShalat qodho hukumnya wajib sebagaimana wajibnya melakukan sholat ada’. Shalat qodho ialah : Melakukan shalat di luar waktu yang telah ditentukan, untuk menggantikan shalat wajib harian yang tertinggal. Shalat ada’ ialah : Melakukan shalat wajib harian tepat menurut waktu yang telah ditentukan.
Pengertian qodho hanya berlaku bagi shalat-shalat harian (5 waktu). Sedang untuk shalat wajib lainnya, seperti shalat Jum’at, Ied (hari raya, baik ghodir, fitri dan adhha), Ayat dan sebagainya, tidak ada kewajiban untuk meng-qodhonya saat tertinggalkan, kecuali untuk gerhana matahari dan gerhana bulan yang total, walaupun diharuskan untuk melakukannya di luar waktu (qodho gerhana yang total), saat melakukannya tidak diharuskan dengan niat qodho, cukup dengan niat melakukan shalat.
Kewajiban qodho ini dibebankan pada setiap orang, baik dengan sengaja dia meninggalkan shalat atau tidak, dia mengerti hukum keharusannya atau tidak, dalam keadaan tidur atau terbangun, bepergian atau di rumah, dan lain sebagainya. Sebagaimana bunyi dalil berikut :

Sholat Ied (Ied Prayer)


Hukum Shalat ‘Ied
Menurut pendapat yang lebih kuat, hukum shalat ‘ied adalah wajib bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan yang dalam keadaan mukim[1]. Dalil dari hal ini adalah hadits dari Ummu ‘Athiyah, beliau berkata,
أَمَرَنَا – تَعْنِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- – أَنْ نُخْرِجَ فِى الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beanjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat shalat.“[2]
Di antara alasan wajibnya shalat ‘ied dikemukakan oleh Shidiq Hasan Khon (murid Asy Syaukani).[3]
Pertama: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terus menerus melakukannya.

Saturday, 10 November 2012

Sholat Gerhana (Eclipse Prayer)


Tidak ada satu kejadian di antara sekian banyak kejadian yang ditampakkan Allah Subhanahu wa Ta’ala di hadapan hamba-Nya, melainkan agar kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari kekuasaan yang Allah ‘Azza wa Jallatampakkan tersebut. Yang pada akhirnya, kita dituntut untuk selalu mawas diri dan melakukan muhasabah.
Di antara bukti kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala itu, ialah terjadinya gerhana. Sebuah kejadian besar yang banyak dianggap remeh manusia. Padahal RasulullahShallallahu ‘alaihi wa Sallam justru memperingatkan umatnya untuk kembali ingat dan segera menegakkan shalat, memperbanyak dzikir, istighfar, doa, sedekah, dan amal shalih tatkala terjadi peristiwa gerhana. Dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam sabdanya:

Tata Cara Sholat istisqo' (The procedure of Istisqo' Prayer)


Istisqa secara bahasa adalah meminta turun hujan. Secara istilah yaitu meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar menurunkan hujan dengan cara tertentu ketika dibutuhkan hamba-Nya.
Hukum shalat Istisqa adalah sunnah muakkadah bagi yang terkena musibah kelangkaan air untuk minum dan kebutuhan lainnya. Dan dianjurkan bagi kaum Muslimin lainnya yang masih mendapatkan air, sebagai bentuk ukhuwah dan tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan.
Dalil Shalat Istisqa :

Sholat sunnah rawatib (Rawatib Prayer)


A. Pengertian dan Definisi
Shalat sunah rawatib adalah shalat yang mengiringi solat wajib lima waktu dalam sehari yang bisa dikerjakan pada saat sebelum sholat dan setelah solat. Fungsi salat sunat rawatib adalah menambah serta menyempurnakan kekurangan dari shalat wajib.
B. Tata Cara dan Syarat Kondisi
1. Dikerjakan sendiri-sendiri tidak berjamaah
2. Mengambil tempat salat yang berbeda dengan tempat melakukan sholat wajib.
3. Shalat sunah rawatib dilakukan dua rokaat dengan satu salam.
4. Tidak didahului azan dan qomat

Tata cara sholat Jama' dan Qashar (the procedure of Jama' and Qashar Prayer)


Adakalanya dalam beberapa waktu kita mengadakan perjalanan jauh, misalnya karyawisata, mengunjungi kakek dan nenek di kampung halaman atau keperluan lainnya. Terkadang kita juga mengalami coban berupa sakit sampai-sampai tidak dapat bangun, Hal itu menyebabkan kita sering menjumpai kesulitan untuk melakukan ibadah salat.  Padahal salat merupakan kewajiban umat Islam yang tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun juga.
Melihat hal ini,salat seolah merupakan suatu beban yang memberatkan. Ternyata tidaklah demikian. Islam adalah agama yang memberi kemudahan dan keringanan terhadap pemeluknya di dalam rutinitas ibadah kepada Allah swt.  Hal ini menandakan kasih sayang Allah kepada umat Islam sedemikian besar dengan cara memberikan rukhsah dalam melaksanakan salat dengan cara jamak dan qasar dengan syarat-syarat tertentu. Apa sajakah itu? Mari kita pelajari materi berikut ini.
A Salat Jamak
  1. Pengertian Salat Jamak.

Tata cara sholat (the procedure of Prayers muslim)



Tata Cara Sholat Wajib - Shalat wajib 5 waktu adalah wajib hukumnya bagi setiap umat islam , kecuali untuk orang – orang tertentu, seperti wantia yang sedang berhalangan dan lain2, sesuai ketentuan dan sara. Shalat dalam islam merupakan rukun islam yang kedua setelah syahadat. Dimana shalat di ibaratkan sebagai tiang agama, berarti menandakan bahwa shalat sangatlah penting dan utama dalam islam. Untuk itu Shalatharus sejak dini diajarkan dan di praktekan ke anak – anak, karena jika sudah dibiasakan shalat sejak masih kecil maka ia akan membawa kebiasaan itu hingga ia dewasa nanti. Berikut adalah tata cara shalat wajib 5 waktu :



Cara Mengerjakan / Mendirikan Sholat 

1. Pertama kali, berdirilah dengan posisi tegak sambil mengadap Kiblat. Berniatlah untuk melaksanakan shalat , sesuai dengan shalat yang akan anda kerjakan (shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya` atau Shubuh).

Shalat Tarawih (Tarawih Prayer)


Salat Tarawih
Salat Tarawih adalah salat malam yang dilakukan pada bulan Ramadhan, yang pada bulan lain disebut salat tahajud. Hukumnya sunnat muakkad, penting bagi muslim lelaki dan perempuan. Salat tarawih ini dapat dilakukan sendiri, dapat pula berjamaah. Secara umum, kita melakukannnya ba’da salat isya. Dalam ketentuan, salat tarawih dapat dilakukan dalam rentang waktu sesudah isya’ hingga terbit fajar (atau waktu subuh).
Jumlah Rakaat
Dalam praktik sehari-hari, kita kadang melihat ada jamaah yang salat tarawih 20 rakaat, ada pula yang hanya 8 rakaat. Mana yang benar? Tidak ada keterangan pasti tentang jumlah rakaat ini. Semua dikembalikan pada keyakinan masing-masing. Tidak ada yang lebih utama, antara yang 8 atau yang 20. Karena, yang dinilai Allah adalah kekhusyukan kita dalam salat, bukan jumlah salat kita.

cara Sholat Jenazah (the procedure of corpse Prayer)


CARA SHOLAT JENAZAH
Shalat jenazah merupakan salah satu praktik ibadah shalat yang dilakukan umat Muslim jika ada Muslim lainnya yang meninggal dunia.
Hukum melakukan shalat jenazah ini adalah fardhu kifayah. Adapun syarat-syarat shalat jenazah adalah sebagai berikut:
Shalat jenazah sama halnya dengan shalat yang lain, yaitu harus menutup aurat, suci dari hadats besar dan kecil, suci badan, pakaian dan tempatnya serta menghadap kiblat.
Mayit sudah dimandikan dan dikafani.
Letak mayit sebelah kiblat orang yang menyalatinya, kecuali kalau shalat dilakukan di atas kubur atau shalat gaib.
A. Rukun dan Cara Mengerjakan Shalat Jenazah
Shalat jenazah tidak disertai dengan rukuk dan sujud tidak dengan adzan dan iqmat. Setelah berdiri sebagaimana mestinya, maka:

tata cara Sholat Hajat (the procedure of Hajat Prayer)


Sholat Hajat
Sholat sunnah yang dilakukan karena adanya suatu hajat keinginan atau keperluan tertentu, baik keperluan yang berhubungan denga duniawi ataupun ukhrawi. Sholat adalah doa, Ketika seseorang ingin keinginannya dikabulkan oleh Allah swt, maka ia sholat dan berdoa. Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang lebih dikhususkan untu memohon kepada Allah swt agar dikabulkansegala hajat. Allah SWT berfirman, “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat.” (QS. Al Baqarah:45)
Dalam menyempurnakan ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai suatu keinginan, Insyaallah dengan melakukan sholat Hajat Allah akan mengabulkan do’a dan keinginan tersebut. Doa, usaha, ikhtiar, dan tawakal adalah kewajiban umat muslim dalam menyikapi banyaknyatuntutan hidup di dunia.
Dalam surat Al Baqarah: 45 di atas, selain sholat kita diperintahkan juga untuk sabar. Olehkarena itu, sholat Hajat dan memohon kepada Allah dapat kita lakukan setiap hari dengan khusyuk serta tanpa rasa bosan bila keinginan itu belum dikabulkan, maka kita harus bersabar.

Tata cara Sholat Dhuha (the procedure Dhuha Prayer)


Pasti sudah banyak buku buku tata cara melaksanakan Sholat Dhuha, ini saya tulis kembali mungkin bermanfaat dan tuntunan bagi teman2 yang belum mengetahui atau yang belum lengkap mengenai tuntunan pelaksanaan sholat dhuha, Tata cara dibawah ini mungkin bisa membantu teman2 untuk beristiqomah dalam melaksanakan sholat sunnah dhuha :
1.      Waktunya : Sejak Terbit Matahari sampai dengan akan masukknya  matahari di titik  atau sekitar pukul 07.00 s/d 11.00 BBWI.
2.     Pelaksanaannya    : Dilaksanakan dua raka’at sekali salam
3.     Jumlah Roka’at     : Paling sedikit 2 raka’at dan paling banyak 12 raka’at
4.     Niatnya              : Usholli Sunnatadh dhuha Rok’ataini Lil laahi ta’aalaa
5.     Bacaan suratnya  : a. S.Asy - Syamsu. b. S.Al - Lailu. atau a. S.Adl - Dhuha b. S.Asy - Syarch
6.     Hikmahnya           : a. Diampuni kesalahan & dosanya. b. Dilapangakan usaha - rezekinya. c. Dimantapkan iman dan takwanya.
7.     * Niat shalat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram :
“Ushallii sunnatadh-dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa.”
“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’alaa.”
* Membaca doa Iftitah

Tata cara dan Sholat Istikharah (procedure and prayer Istikharah)


Solat Sunnat Istikharah
Solat ini dilakukan untuk mendapatkan petunjuk, terutama bila seseorang dalam keraguan memutuskan mana yang terbaik diantara dua perkara yang diragukan. Jika timbul keraguan dalam hati untuk memilih atau mengambil keputusan dalam sesuatu perkara, contohnya: apakah aku harus menolak atau menerima? Keraguan makin terasa, keputusan tidak dapat dipastikan setelah melihat masing-masing ada kelebihan dan keburukannya.

Oleh yang demikian, hendaklah menyerahkan pada Yang Maha Kuasa untuk memilihnya. Sebelum seseorang mengambil keputusan ia dianjurkan solat istikharah dua rakaat.

Definition and procedure Tasbih prayer (pengertian dan tata cara Sholat Tasbih)



Definisi dan doa prosedur Tasbih
1. Memahami Doa Tasbih sukarela.

Tasbih Sukarela empat doa sukarela raka'at bahwa ada 300x sebagai manik-manik banyak baca'an setiap raka'atnya ada baca'an manik-manik sebanyak 75x, yang dilakukan setidaknya sekali dalam hidup mereka setidaknya, tetapi jika bekerja sekali mampuboleh setahun sebulan sekali, seminggu sekali, atau setiap malam, setiap malam itu yang terbaik ketika mampu.

2. Kebijaksanaan Doa Tasbih sukarela.